PENGARUH MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PERILAKU ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR
Keywords:
Motivasi, Lingkungan Kerja, Organizational Citizenship BehaviorAbstract
Judul penelitian ini Pengaruh Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap perilaku Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kotawaringin Timur. Penelitian ini dilakukan pada pegawai Pada Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kotawaringin Timuryang berada Jl. Jenderal Sudirman, Mentawa Baru Hulu, Kec. Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik Sampling jenuh/sensus.. Data diuji dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis dan analisis data penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analisis determinasi.Berdasarkan hasil uji hipotesis pada penelitian ini adalah uji-t untuk variabel motivasi mempunyai nilai thitung> ttabel (4,252>2,028) dan tingkat signifikan 0,000< 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan antara motivasi terhadap OCB. Untuk variabel Lingkungan Kerja mempunyai nilai thitung> ttabel (3,376>2,028) dan tingkat signifikan 0,002< 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan antara Lingkungan Kerja terhadap OCB.Kemudian untuk uji-f yaitu fhitung > ftabel (20,134>2,87) dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolakdan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara variabel motivasi dan lingkungan kerja terhadap OCB. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,722 artinya Motivasi (X1) dan Lingkungan kerja (X2) secara bersama-sama memiliki hubungan positif yang kuat terhadap OCB Badan Kesatuan Bangsa dan PolitikKabupaten Kotawaringin Timur. Nilai R square (R2) sebesar 0,521 yang menyatakan bahwa kedua variabel independent yaitu motivasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) mempengaruhi variabel dependen yaitu organizational citizenship behavior (Y) sebesar 52,1% dan sisanya sebesar 47,9% (100-52,1) dipengaruhi variabel lain seperti kompetensi, disiplin kerja dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = 5,022 + 0,523(X1) + 0,285(X2) artinya skor/nilai konstanta (α) ini menunjukkan bahwa apabila tidak ada kenaikan dari variabel motivasi dan lingkungan kerja, maka nilai adalah sebesar 5,022.
References
Afandi, P. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Zanafa Publishing.
Bogler, R., and Somech, A. (2005). Organizational citizenship behavior in school: How does it relate to participation in decision making. Journal of Educational Administration, 43(5), 420-438.
Budihardjo, M. (2014). Panduan Praktis Menyusun SOP. Jakarta: Raih Asa Sukses.
Ekaningsih. 2012. “Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja dengan Persepsi Lingkungan Kerja sebagai Variabel Pemoderasi (Studi pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surakarta)”. Jurnal Ilmu Sosial. Volume 4 No.1 Surakarta : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bulungan Tarakan.
Ferdinand. 2006. Metode Penelitian Manajemen: Pedoman Penelitian untuk skripsi, Tesis dan Disertai Ilmu Manajemen. Semarang: Universitas Diponegoro
Handoko, T. H. (2012). Manajaemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
Hidayat, F., & Rudini, A. (2023). Pengaruh profesionalisme dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai (Studi Kasus pada Kantor KPP Pratama Sampit). Profit: Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 8(1), 51-61.
Jahangir, N., Akbar, M. M., & Haq, M. (2004). Organizational citizenship behavior: Its nature and antecedent. BRAC University Journal, 1(2), 75-85.
Junaidi. 2010. Tabel t. https://junaidichaniago.wordpress.com/2010/04/21/download-tabel-tuntuk-d-f-1-200/
Junaidi. 2010. Tabel F. https://junaidichaniago.wordpress.com/2010/04/22/download-tabeldownload-tabel-f-lengkap/
Kuntoro, B., & Noor, M. T. (2022). PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA DESA, FASILITAS KANTOR, DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA SE KECAMATAN KOTA BESI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR. Profit: Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 7(2), 01-12.
Mangkunegara, Anwar Prabu AA. 2007. Perilaku Dan Budaya Organisasi. Bandung : Rafika Aditama.
Mathis L. Robert dan John Jackson. 2006. Human Resource Management. Jakarta : Salemba Empat.
McClelland, D. . (1961). The achieving society. Van Nostrand.
Noor, M. T., Rudini, A., Christiana, A., Prasetyo, D., & Susanto, H. (2023). Job Embeddedness and Organizational Commitment In Controversial Industry: Mediating Role Of Collectivism. Quality-Access to Success, 24(196).
Noor, M. T., & Yulita, D. (2021). The Influence of Motivation and Work Environment on Employee Performance at PT. Matahari Department Store, Tbk in Sampit. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 4(4), 11476-11488.
Noor, T. M. (2021). Collective Organizational Engagement & Work Engagement as Anchor Strategies to Sustain Green Organizational Performance A Case Study on Indonesian Organizational Services. Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis, 9(1), 78-90
Noor, M. T. (2022). The Influence Of Motivation, Competence And Training On The Performance Of Employees At Pt Penascop Maritime Of Indonesia In East Waringin City Regency. International Journal of Science, Technology & Management, 3(2), 376-386.
Noor, M. T. (2023). PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG SAMPIT. Profit: Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 8(1), 11-18.
Noor, M. T., Susanto, H., Prasetyo, D., Rudini, A., & Irhamni, I. (2023). PENGARUH KOMPETENSI DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA PADA DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), 559-570..
Organ, D. W., Podsakof, P. M., and Mackenzie, S. B. (2006). Organizational citizenship behavior: Its nature, antecedents, and consequences. California: Sage Publication.
Organ, D. W., and Ryan, K. (1995). A meta-analytic review of attitudinal and dispositional predictors of organizational citizenship behavior. Personnel Psychology, 48(4), 775-803
Robbins, S., Judge, T., & L, T. A. J. (2008). Organizational Behavior. Pearson Prentice Hal, 2008.
Robbin, J. &. (2015). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.
Rudini, A. (2024). PENGARUH ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI ASN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(2), 1235-1254.
Prasetyo, D. (2022). Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Jasa Surveyor Kadaster Berlisensi (KJSKB) Ihsan Pakaya Sampit. Eqien-Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 57-62.
Perdana, D. A., & Prasetyo, D. (2022). PENGARUH PELATIHAN DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI SAMPIT. Profit: Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 7(2), 48-58.
Sedarmayanti. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Vol. 5). Bandung: PT Refika Aditama.
Sujarweni, V. Wiratna dan Endrayanto.2019. Metodologi Penelitian Bisnis & Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Yanto, A., & Prasetyo, D. (2024). PENGARUH DISPLIN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE (FIFGROUP) CABANG SAMPIT. Profit: Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 9(2), 165-174.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.











