PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI SHOPEE (STUDI KASUS MAHASISWA STIE SAMPIT)
Keywords:
Electronic Word of Mouth, Experiential Marketing, Keputusan PembelianAbstract
Penelitian ini berjudul Pengaruh Electronic Word of Mouth dan Experiential Marketing Terhadap Keputusan Pembelian di Shopee (Studi Kasus Mahasiswa STIE Sampit). Penelitian ini dilakukan di STIE Sampit Kabupaten Kotawaringin Tmur Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Data diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis, dan analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analisis determinasi. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan melalui metode kuesioner sebanyak 80 responden, yang disebarkan kepada mahasiswa yang melakukan transaksi di Shopee. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa uji-t variabel Electronic Word of Mouth (X1) nilai thitung > ttabel (2,152 > 1.99167 dan tingkat signifikan (0,034 < 0,050) maka Ho ditolak dan Ha terima, ini berarti Electronic Word of Mouth berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian di Shopee. Uji t variabel Experiential Marketing (X2) nilai thitung > ttabel (3,827 > 1.99167) dan tingkat signifikan (0,000 < 0,050) maka Ho ditolak dan Ha diterima, ini berarti Experiential Marketing berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian di Shopee. Sedangkan untuk uji f diketahui bahwa fhitung > ftabel (25,578 > 3,15) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,050 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel bebas yaitu Electronic Word of Mouth (X1) dan Experiential Marketing (X2) berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat yaitu Keputusan Pembelian (Y).Sedangkan analisa korelasi (r) sebesar 0,632 hal ini menunjukkan korelasi kuat antara Electronic Word of Mouth dan Experiential Marketing terhadap Keputusan Pembelian di Shopee. Sedangkan analisa determinasi (R2) diperoleh R2 = 0,399 (39,9%). Hal ini mengungkapkan bahwa pengaruh Electronic Word of Mouth (X1) dan Experiential Marketing (X2) berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y) sebesar 39,9%. Sedangkan sisanya 60,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini seperti kualitas persepsi resiko, persepsi kemudahan, persepsi konsumen, kepercayaan, dan lain sebagainya.
References
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet. (2023). Diakses pada 17 Desember 2023 dari https://survei.apjii.or.id/survei/2023
Budiarto, J., & Pancaningrum, E. (2019). Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Xiaomi. Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis Dewantara, 2(2), 89–98. https://doi.org/10.26533/jmd.v2i2.370
Burhan, Fahmi Ahmad. (2021). Nilai Transaksi E-Commerce RI Melonjak. Diakses pada 4 Juni 2021 dari https://katadata.co.id/yuliawati/digital /60ba67ba89507/nilai-transaksi-ecommerce-ri-melonjak-91-shopee-kuasai-pasar
Christine, Nava, dan Retno Budi Lestari. (2019). Analisis Pengaruh Sense, Feel, Think, Act, Dan Relate Terhadap Customer Loyalty Ami Salon Di Kota Palembang., pp. 1–14.
Erkan, I., & Evans, C. (2016). Social Media or Shopping website? The Influence of eWOM on Consumers' Online Purcahse Intentions. Journal of Marketing Communications.
I Gusti, Ngurah Satria Wijaya, et al. (2022). “Pengaruh Electronic Word Of Mouth (E-Wom), Persepsi Risiko, Kepercayaan Pelanggan, Dan Keputus-an Pembelian E-Commerce Tokopedia.” E-Jurnal Manajemen, vol. 11, no. 1, pp. 107–15.
Prasetya, Lisa Angelia. (2014). Pengaruh Experiential Marketing Dan Service Quality Terhadap Customer Loyalty Melalui Purchase Behavior Pada Cafe Just Coffee Di Surabaya Timur. pp. 1–12.
Prayoga Iman, & Mulyandi R. M. (2020). Pengaruh Electronic Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Fore Coffee. Jurnal Syntax Transformation, 1, 138–140.
Rahma, R. M., & Supriyono. (2022). Pengaruh Electronic Word of Mouth dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Masker Wajah Sariayu. Management Studies and Entrepreneurship Journal, Vol.3, No.4, 1–8. https://doi .org/10.37385/msej.v3i4
Rianti, Oktavia dan Oetomo, Hening W. (2017). Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Loyalitas Konsumen Dengan Kepuasan Konsumen Sebagai Variabel Intervening. Vol. 6, No. 8.
Sari, Indah, et al. (2022). “Pengaruh Electronic Word of Mouth (E-Wom) Dan Online Consumer Review (Ocr) Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Shopee.” Solusi, vol. 20, no. 2, p. 160.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Manajemen. Bandung : CV. Alfabeta
Susanto, H. (2023). Pengaruh Electronic Word Of Mouth dan Location terhadap Minat Beli pada Kedai Titik Temu di Sampit. Profit: Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 8(2), 72-84.
Tjiptono, F dan Chandra Greforius. (2016). Pemasaran Jasa (Prinsip, Penerapan, dan Penelitian), Yogyakarta: Andi.
Tri, Indah, et al. (2022). “Pengaruh Electronic Word Of Mouth (EWOM) Terhadap Minat Belanja Pada Aplikasi Shopee Di Tingkat Jurusan Administrasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar.” Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, vol. 1, no. 2, pp. 117–24.
Wijaya, Tommi dan Eristia Lidia Paramita. (2014). Pengaruh Electronic Word Of Mouth (Ewom) Terhadap Keputusan Pembelian Kamera Dslr. Universitas Kristen Satya Wacana : Salatiga.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.











