PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN CITA RASA TERHADAP MINAT BELI ULANG PADA DAPUR RISOLES ANANDA DI SAMPIT
Keywords:
Electronic Word Of Mouth, Cita Rasa, Minat Beli UlangAbstract
Penelitian ini berjudul Pengaruh Electronic Word Of Mouth Dan Cita Rasa Terhadap Minat Beli Ulang Pada Dapur Risoles Ananda Di Sampit . Penelitian ini dilakukan di Dapur Risoles Ananda di Sampit Jl Muchran Ali Gg.Al-Hidayah No.43 Baamang hulu Kab.Kotim. Penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Data diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis, dan analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analisis determinasi. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan melalui metode kuesioner sebanyak 50 responden, yang disebarkan kepada konsumen yang telah minat untuk membeli ulang Dapur Risoles Ananda di Sampit . Hasil penelitian ini menujukan bahwa Uji-t (parsial) tidak ada pengaruh signifikan variabel Electronic Word Of Mouth (X1) terhadap minat beli ulang (Y) produk pada Dapur Risoles Ananda di Sampit . Hal ini dibuktikan dari nilai thitung < ttabel (0,756 < 2.01290) dan tingkat signifikan (0,453 > 0,050) maka Ho ditolak dan Ha diterima, ini berarti Electronic Word Of Mouth tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang produk pada Dapur Risoles Ananda di Sampit. Sedangkan hasil Uji-t (parsial) menunjukan bahwa ada pengaruh signifikan variabel Cita Rasa (X2) terhadap minat beli Ulang (Y) produk pada Dapur Risoles Ananda di Sampit . Hal ini dibuktikan dari nilai thitung > ttabel (5.453> 2.01290) dan tingkat signifikan (0,000 < 0,050) maka Ho diterima dan Ha ditolak, ini berarti Cita Rasa berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang produk pada Dapur Risoles Ananda di Sampit . Sedangkan untuk uji-F, diketahui bahwa fhitung > ftabel (19.399 > 3.20) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,050 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel bebas yaitu Electronic Word Of Mouth (X1), dan Cita Rasa (X2) berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat yaitu Minat Beli Ulang (Y). Berdasarkan analisa korelasi (r) sebesar 0,672 hal ini sesuai dengan menurut Sugiyono (2015) posisi korelasi di posisi nilai = 0,60 s/d 0,799 menunjukkan bahwa pengaruh kuat antara Electronic Word Of Mouth (X1) dan Cita Rasa (X2) terhadap minat beli ulang produk Dapur Risoles Ananda di Sampit . Sedangkan analisa determinasi (R2) diperoleh R2 = 0,452 (45,2%). Hal ini mengungkapkan bahwa pengaruh Electronic Word Of Mouth (X1) dan Cita Rasa (X2) terhadap Minat Beli Ulang (Y) sebesar 45,2%. Sedangkan sisanya 54,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini seperti kualitas pelayanan, harga, citra merek dan lain sebagainya.
References
Ahmadi, H. (2013). Analisis Pengaruh Harga Dan Kualitas Layanan terhadap Minat beli ulang Ulang Gas Elpiji 3 Kg Dalam Meningkatkan Citra Perusahaan (Studi Kasus: Pada Pt Hero Gas Jaya Ponorogo). Jurnal Stie Dharma Iswara Madiun Ekomaks, 2(1).
Ediyanto, E., & Pramesthi, R. A. (2022). Pengaruh Lokasi Dalam Menentukan Pembelian Ulang Melalui Kepuasan Konsumen Sebagai Variabel Intervening Pada Rumah Makan Ayam Pedas Hj Rupini Di Jember. Jurnal Mahasiswa Entrepreneurship (Jme), 1(5), 1029-1038.
Fure, H. (2013). Lokasi, Keberagaman Produk, Harga, Dan Kualitas Pelayanan Pengaruhnya Terhadap Minat beli ulang Pada Pasar Tradisional Bersehati Calaca. Jurnal Emba: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 1(3).
Goyette, I. (2010). E-Wom Scale Word-Of-Mouth Measurement Scale. For E-Services Content, Canadian Journal Of Administrative Scienes, 27(1), 5-23.
Gruen,T. (2006). E-Wom: The Impact Of Customer-To-Customer Online Know-How Exchange On Customer Value And Loyalty, Journal Of Business Research, 59(4), 449-456.
Gustina. S. (2020). Pengaruh Citra Merek Dan Electronic Word Of Mouth Terhadap Minat beli ulang Kosmetik Wardah Di Kota Batam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Triangle, 1(2), 356-370.
Hair, et al. (2010). Multivarite Data Analysis. 7th edn. Pearson prentice hall.
Hidayati, T. (2013). Pengaruh Citra Merek Terhadap Minat beli ulang Dan Keputusan Pembelian Konsumen (Survei Pada Mahasiswa Penghuni Ma’had Sunan Ampel Al-Aly Uin Malang Tahun Angkatan 2012/2013 Yang Mengkonsumsi Mie Instan Mer (Doctoral Dissertation, Universitas Brawijaya).
Junaidi. (2014). Membaca dan Menggunakan Tabel Distribusi F dan Tabel Distribusi t’ . Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Jambi
Kotler. And Keller,. (2016), Marketing Management, (15th Ed.), Prentice Hall.
Kuberasyani, I (2019). Peran Word Of Mouth Memediasi Hubungan Antara Iklan Dan Harga Terhadap Minat beli ulang. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 8(7), 4589.
Matute, J (2016). The Influence Of Ewom Characteristics On Online Repurchase Intention: Mediating Roles Of Trust And Perceived Usefulness. Online Information Review, 40(7), 1090-1110.
Meitriana, S (2014). Pengaruh Suasana Toko (Store Atmosphere) Terhadap Minat beli ulang Konsumen Pada Toserba Nusa Permai Di Kecamatan Nusa Penida Tahun 2014. Jurnal Jurusan Pendidikan Ekonomi Undiksha, 4(1), 5307.
Nainggolan, D. (2020). Pengaruh Electronic Word Of Mouth Di Instagram Terhadap Brand Image Coffee House Kopi Sadis (Studi Pada Followers Kopi Sadis@ Kopisadis. Id).
Pandelaki, B. Mandey. Raintung (2023). Pengaruh Electronic Word Of Mouth, Location Dan Price Terhadap Minat beli ulang Di R-Zone Cafe Langowan. Jurnal Emba: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 11(1), 312-232.
Priansa, D. J. (2016). Pengaruh E-Wom Dan Persepsi Nilai Terhadap Keputusan Konsumen Untuk Berbelanja Online Di Lazada. Jurnal Ecodemica, 4(1), 117–124.
Prisgunanto, I. (2014). Komunikasi Pemasaran Era Digital. Jakarta: Prisani Cendikia.
Saputra, I. K. A. (2015). Brand Image, Product Knowledge, Dan Electronic Word Of Mouth Berpengaruh Terhadap Purchase Intention. Sumber, 4, 2016.
Septyadi, M. A. K., Salamah, M., & Nujiyatillah, S. (2022). Literature Review Keputusan Pembelian Dan Minat beli ulang Konsumen Pada Smartphone: Harga Dan Promosi. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(1), 301-313.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D). Bandung: Cv. Alfabeta
Suryadi, N. (2013). Pengaruh Electronic Word-Of-Mouth Di Media Sosial Twitter Terhadap Minat beli ulang Konsumen Pada Restoran Cepat Saji Hoka Hoka Bento. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Feb, 2(1).
Suwarduki, P. R., Yulianto, E., & Mawardi, M. K. (2016). Pengaruh Electronic Word Of Mouth Terhadap Citra Destinasi Serta Dampaknya Pada Minat Dan Keputusan Berkunjung (Survei Pada Followers Aktif Akun Instagram Indtravel Yang Telah Mengunjungi Destinasi Wisata Di Indonesia). Jurnal Administrasi Bisnis (Jab), 37(2).
Tania, A. E., Hermawan, H., & Izzuddin, A. (2022). Pengaruh Lokasi Dan Harga Terhadap Minat beli ulang Konsumen. Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi Dan Pelayanan Publik, 9(1), 75-84.
Thurau H (2004). Electronic Word-Of-Mouth Via Consumer-Opinion Platforms: What Motivates Consumers To Articulate Themselves On The Internet?, Wiley Periodcals, Inc., 18, 38-52.
Wintang, F. P., & Pasharibu, Y. (2021). Electronic Word Of Mouth, Promosi Melalui Media Instagram Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Sains Dan Humaniora, 5(1), 115-124.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.











