ANALISIS FINANCIAL DISTRESS MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2017-2019
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menganalisis kebangkrutan menggunakan metode Altman Z-Score pada perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2017-2019. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Metode Altman Z-Score. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data sekunder, yaitu laporan keuangan periode 2017-2019.
Hasil penelitian ini empat dari empat belas perusahaan memiliki nilai terendah dari nilai Z-Score serta mengalami tekanan keuangan dan mengalami distress zone . Perusahaan dikatakan distress zone (bangkrut) dimana nilai Z-Score < 1,81 , adapun perusahaan yang tiga tahun berturut-turut mengalami distress zone yaitu GJTL, IMAS, PRAS dan MASA. Adapun perusahaan selama satu tahun berada dalam zona tertekan namun di tahun kedua atau ketiga, perusahaan tersebut berhasil meningkatkan nilai perusahaan dan masuk dalam grey zone (rawan bangkrut). Perusahaan yang masuk grey zone yaitu perusahaan ASII, AUTO, GDYR, LPIN, MPMX dan CARS yang dimana 1,81 < Z-Score < 2,99. Perusahaan ini harus terus berusaha dalam rangka menstabilkan pemanfaatan aset dan keuangan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan maksimal, dan sampai dinyatakan sebagai perusahaan yang sehat (safe zone) seperti perusahaan yang tiga tahun berturut-turut berada diposisi sehat yaitu BOLT, BRAM, INDS dan SMSM yang memiliki nilai Z-Score > 2,99.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.











