PENGARUH LOKASI DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA TOKO SEMBAKO SEJAHTERA DI PASAR SEJUMPUT BAAMANG HULU
Abstract
Judul penelitian ini Pengaruh Lokasi Dan Kelengkapan Produk Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Toko Sembako Sejahtera Di Pasar Sejumput Baamang Hulu. Penelitian ini dilakukan pada konsumen yang berkunjung dan berbelanja pada Toko Sembako Sejahtera di Pasar sejumput Baamang Hulu yang ber alamatkan di Pasar Sejumput Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Sampit Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Dan data di uji dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis dan analisis data penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analisis determinasi.
Berdasarkan hasil uji hipotesis pada penelitian ini adalah uji-t (persial) untuk variabel lokasi mempunyai nilai thitung > ttabel (5,276 > 2,00324) dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, berarti terdapat pengaruh signifikan antara lokasi terhadap minat beli konsumen. Sedangkan untuk variabel kelengkapan produk mempunyai nilai thitung > ttabel (3,772 > 2,00324) dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, berarti terdapat pengaruh signifikan antara kelengkapan produk terhadap minat beli konsumen. Kemudian untuk uji-f (simultan) nilai fhitung > ftabel (33,335 > 3,16) dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara variabel lokasi dan kelengkapan produk terhadap minat beli konsumen.
Berdasarkan hasil nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,734 artinya lokasi (X1), dan kelengkapan produk (X2) secara bersama-sama memiliki hubungan positif yang kuat terhadap minat beli konsumen Toko Sembako Sejahtera Di Pasar Sejumput Baamang Hulu. Dan berdasarkan nilai R Square (R2) sebesar 0,539 yang menyatakan bahwa kedua variabel independent yaitu lokasi (X1), dan Kelengkapan produk (X2) mempengaruhi variabel dependen yaitu minat beli konsumen (Y) sebesar 53,9% dan sisanya sebesar 46,1% (100-53,9) dipengaruhi variabel lain seperti harga, promosi, kualitas produk dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = 4,291 + 0,434 (X1) + 0,275 (X2) artinya skor/nilai konstanta (α) menunjukkan apabila tidak ada kenaikan variabel lokasi dan kelengkapan produk maka nilai minat beli konsumen adalah sebesar 4,291. Dan setiap penambahan satu skor/nilai variabel lokasi memberikan kenaikan sebesar 0,434 terhadap minat beli konsumen dengan syarat X2 tetap serta setiap penambahan satu skor/nilai variabel kelengkapan produk memberi kenaikan yang sama sebesar 0,275 terhadap minta beli konsumen dengan X1 tetap.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.











