ANALISIS FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN ASURANSI DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE ALTMAN DAN GROVER
Keywords:
Financial distress, Perusahaan Asuransi, Altman Z-Score, Grover G-ScoreAbstract
Judul Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi financial distress pada perusahaan asuransi di Indonesia dengan menggunakan dua metode prediksi, yaitu metode Altman Z-Score dan Grover G-Score. Financial distress merupakan tahap awal sebelum terjadinya kebangkrutan pada suatu perusahaan, yang ditandai dengan ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansialnya. Metode Altman Z-Score menggunakan lima rasio keuangan untuk menghasilkan skor yang mengidentifikasi kondisi finansial perusahaan, sementara metode Grover G-Score adalah penilaian ulang dari model Altman yang juga menggunakan rasio-rasio keuangan tertentu. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tertentu. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan asuransi di Indonesia, dengan sampel yang diambil secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan kedua model prediksi untuk mengidentifikasi perusahaan yang berada dalam kondisi financial distress. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam kemampuan kedua model dalam mendeteksi financial distress. Beberapa perusahaan teridentifikasi berada dalam zona distress berdasarkan kedua model, sementara lainnya hanya terdeteksi oleh salah satu model. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengambil kebijakan dan manajemen perusahaan asuransi untuk lebih waspada terhadap indikator-indikator financial distress sehingga dapat melakukan tindakan preventif sebelum terjadi kebangkrutan.
References
Ambarwati, U., Sudarwati, S., & Widayanti, R. (2017). Analisis Financial Distress Pada Pt Tunas Baru Lampung Tbk Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Organisasi
Anisa, Vindy Dwi. (2016). Analisis Variabel Kebangkrutan terhadap Financial Distress dengan Metode Altman Z-Score. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 5(5).
Basoda, M., & Celik, A. (2018). Konkursprognostisering: En Studie Om Nyckeltalens Betydelse Vid Konkurser I De Svenska ByggföRetagen.
Hantono. (2019). Memprediksi Financial Distress Dengan Menggunakan Model Altman Score, Grover Score, Zmijewski Score (Studi Kasus Pada Sub Sektor Perusahaan Perdagangan Besar). 9(1). 1-11
Hery. (2017). Kajian Riset Akuntansi. Jakarta: PT Gramedia.
Ilyasa, S. (2019). “Analisis Perbandingan Model Altman Z-Score, Springate, Zmijewski, dan Internal Growth Rate dalam Memprediksi Financial Distress (Studi empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016)”
Irawanti, G. PENGARUH DERIVATIF KEUANGAN DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP AKTIVITAS TAX AVOIDANCE. Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME), 12(2), 109-121.
M. Nur Rianto, 2012, Dasar-dasar pemasaran bank syariah, bandung: Alfabeta
Manousaridis, C. O. (2017). Z-Altman's Model Effectiveness in Bank Failure Prediction-The Case of European Banks.
Maulidia, L., dan Asyik, N. F. 2020. Pengaruh profitabilitas, leverage, dan likuiditas terhadap financial distress pada perusahaan food and beverage di bursa efek indonesia. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi 9(2):1-15.
Mohammed, Shariq. (2017). Bankruptcy Prediction by Using the Altman Z-Score Model in Oman: A Case Study of Raysut Cement Company SAOG and Its Subsidiaries. Australasian Accounting, Business and Finance Journal, 10(4), 70-80.
Ninh, Binh Pham Vo., Trung Do Thanh, & Duc Vo Hong. (2018). Financial Distress and Bankruptcy Prediction: An Appropriate Model for Listed Firms in Vietnam. https://doi.org/10.1016/j.ecosys.2018.05.002. (4 April 2020)
Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Statistik Asuransi Desember 2019. https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-danstatistik/asuransi/Pages/StatistikAsuransi-Desember-2019.aspx. (2 April 2020)
Pahlevi M, (2011). Analisis Financial Distress Menggunakan Rasio Keuangan, Model Altman, Springate, dan Grover serta Strategi Perusahaan. Makalah Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Andalas.
Parquinda, L., & Azizah, D. F. (2019). Analisis Penggunaan Model Grover (G Score), Fulmer (HScore), Springate (S-Score), Zmijewski (X-Score), dan Altman (Z-Score) Sebagai Prediktor Kebangkrutan (Studi pada Perusahaan Tekstil dan Garmen yang Listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2015-20. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 72 No. 1, 110-118.
Putri, Arum Sutrisni. (2020). UU Asuransi dan Peran Asuransi bagi Pembangunan Indonesia. https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/08/070000069/uu-asuransi-dan-peran-asuransi-bagi-pembangunan-indonesia?page=all (2 April 2020).
Randi, 2018, Teori Penelitian Terdahulu. Jakarta: Erlangga
Rahmadani, R., & Rudini, A. (2023). Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun Anggaran 2018-2021. Profit: Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 8(2), 133-143.
Sari, V. Tiara, Atahau, A. Dorkas Rambu. (2020). Analisis Model Springate, Grover Dan Zmijewski Sebagai Alat Prediksi Kebangkrutan Pada Pt Asuransi Jiwasraya. 1(2). 91-98
Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Untari, Pernita Hestin, (2023). Gagal Bayar, AJB Bumiputera 1912 Kembali Diajukan ke Pengadilan. Bisnis. Available: https://finansial.bisnis.com/read/20230905/215/1691470/gagal-bayar-ajb-bumiputera-1912-kembali-diajukan-ke-pengadilan%20%5b [2023, 5 September]
Wijayanti, E., Sudrajat, M. Agus. (2019). Analisis Prediksi Kebangkrutan (Financial Distress) Dengan Perbandingan Model Altman, Zmijewski Dan Grover. 3(2). 116-129
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
Anda bebas untuk:
- Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan untuk tujuan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Berdasarkan ketentuan berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai , memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan apakah ada perubahan . Anda boleh melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, namun tidak dengan cara apa pun yang memberi kesan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.











